Minggu, 25 Maret 2018

Ponsel Dengan Kamera Terbaik Telah Lahir






- oleh Thego Bambang Rusdianto


Sudah setahun berlalu semenjak saya membahas tentang Sekilas Pandang Samsung Galaxy S8 dan S8 Plus pada artikel sebelumnya. Tak terasa waktu sudah berlalu begitu cepat yang padahal seperti baru kemarin saya menulis artikel tentang duo flagship yang sempat fenomenal dengan disain layar Infinity Display-nya.

Tahun 2017 adalah tahun yang berat bagi beberapa vendor hp untuk saling menunjukkan eksistensi dari kualitas produk unggulannya agar dapat diterima oleh user dari berbagai segmen. Namun dari segmen high end lah yang menjadi acuan bagi semua vendor bahwa produk flagship siapakah yang paling disukai dan paling baik diantara flagship lainnya.

Tak akan pernah ada habisnya memang membahas gadget di era digital yang semakin canggih. Hampir setiap hari kita menjumpai disetiap sudut dalam kehidupan kita semua sudah serba digital, termasuk sebuah alat komunikasi yang semakin canggih dalam genggaman kita. Yup....Smartphone pada era kekinian memang semakin diluar perkiraan kita akan kecanggihan dari segala fitur yang diusungnya. Multimedia, hiburan, jejaring sosial, peta, tanggal, alaram, kamera, asisten pribadi digital, semua sudah menjadi satu dalam genggaman kita.

Namun yang tak lepas menjadi pusat perhatian dan pembicaraan dimana-mana adalah fitur kamera sebuah hp masa kini. Banyak vendor hp dunia yang berlomba-lomba berusaha memenangkan kancah persaingan dunia persilatan gadget dari sisi kamera. Kenapa mesti kamera yang menjadi acuan bahwa hp flagship siapa yang paling unggul, bukankah biasanya orang-orang akan melihat dari jenis chipset dan berapa banyak jumlah RAM yang mereka miliki.

Itu hanya berlaku bagi user penganut jemaah Antutudiyah yang selalu orgasme jika melihat jumlah score bernilai tinggi pada smartphone flagship pilihannya. Namun bagi user pada umumnya termasuk saya fitur terbaik dan terpenting dari sebuah hp flagship idaman adalah bagaimana smartphone premium yang kita bawa kemana-mana tidak memalukan disaat ada moment-moment penting yang harus diabadikan disetiap kondisi apapun, bahkan dalam kondisi ekstrim yang kurang cahaya.

Pada tahun 2017 lalu website DxOMark telah menobatkan Google Pixel 2 sebagai smartphone papan atas dengan kualitas kamera terbaik di dunia dan Samsung dengan Galaxy Note 8 harus puas berada pada posisi ketiga bersanding dengan Iphone 8 Plus milik Apple. Kemenangan yang tertunda pada tahun lalu yang tidak bisa diraih oleh produk Flagship unggulannya membuat Samsung merasa gerah.

Dari sinilah Samsung tidak tinggal diam dengan kekalahannya. Beragam pengalaman di dunia mobile phone yang dimiliki dan statusnya sebagai vendor hp nomor satu dunia dalam penjualan tidak membuatnya menjadi besar kepala dan berleha-leha dengan prestasinya. Samsung selalu terus meningkatkan kualitas produk-produknya dengan menambah berbagai macam fitur inovatif di tubuh ciptaannya.

Usaha terbaiknya di awal semester tahun 2018 ini akhirnya terbayarkan dengan produk terbarunya sang penerus Galaxy S8 series yaitu Galaxy S9 dan S9 Plus yang kini menduduki posisi puncak pada daftar kamera terbaik versi DxOMark. Duo bersaudara S9 dan S9 Plus telah diperkenalkan pada bulan Februari lalu bersamaan dengan ajang Mobile World Congress  (MWC) 2018 di Barcelona, Spanyol. Dan tak perlu menunggu lama duo flagship ini sudah mendarat ditangan para user tanah air pada tanggal 15 Maret lalu.



Duo Seri S9 dan S9 Plus dari segi disain mungkin memang tidak terlalu berbeda dengan pendahulunya jika kita lihat dari bagian depan. Layar melengkung dikedua sisi dan aspect rasio 18,5:9 super amoled yang hampir memenuhi muka depan hp masih tetap sama seperti sang kakak. Namun kali ini yang membedakan dari seri pendahulu adalah bagian belakang. Posisi tombol finger print yang sempat menjadi bahan olok-olok karena tidak biasa dan membuat rancu kini sudah berpindah posisi dari yang tadinya disebelah kamera sekarang berada dibawah kamera.


Samsung Galaxy S9 Plus


S9 memiliki ukuran layar 5,8 inch dan S9 Plus berukuran 6,2 inch. Jika tahun lalu S8 dan S8 Plus hanya berbeda dari segi ukuran layar dan kapasitas baterai saja kini di duo S9 dan S9 Plus cukup banyak perbedaan yang signifikan.

Untuk S9 hanya memiliki satu kamera belakang berukuran 12MP (F/1.5 - 2.4), kapasitas baterai 3000 mAh dan hanya memiliki satu varian saja yaitu RAM 4GB dan ROM 64GB (indonesia only). Sedangkan untuk S9 Plus memiliki dua kamera belakang yang berukuran 12 MP (F/1.5 - 2.4), kamera kedua telephoto (F/2.4), kapasitas baterai 3500 mAh, RAM 6GB dan varian ROM dari 64GB, 128GB dan yang paling besar 256GB. Bersyukur kali ini Samsung Indonesia meluncurkan ketiga varian ROM untuk seri S9 Plus di tanah air.

Sesuai dengan Slogan yang dibawa oleh S9 dan S9 Plus ini adalah The Camera. Reimagined fitur yang paling ditonjolkannya adalah adanya settingan dua aperture yang bisa diganti dari F/1.5 menjadi F/2.4 kedua bukaan lensa tersebut dapat disesuikan sesuka hati berdasarkan kondisi tertentu. Jika diruangan terbuka yang banyak cahaya cukup hanya menggunakan bukaan lensa F/2.4 namun jika dalam ruangan atau daerah yang kurang cahaya dapat menggunakan bukaan lensa F/1.5.

F1.5 aperture mode

F2.4 aperture mode




Untuk kamera depan baik S9 dan S9 Plus keduanya masih sama dengan pendahulunya yaitu 8MP dengan F/1.7. Satu lagi yang menjadi fitur kekinian yaitu AR Emoji, dimana wajah kita dapat dirubah menjadi sebuah animasi emoji dan dapat di share ke media sosial sebagai stiker atau gif. Peningkatan selanjutnya yang tak kalah menarik adalah fitur Slow Mo yang sangat impresif. Keduanya mampu menyajikan kualitas video slow motion dengan kualitas HD 720p 960 fps.


Sertifikasi IP68 masih menjadi kekuatan tambahan di seri terbaru ini sehingga menjadikannya mampu bertahan dibawa main-main air selama 30 menit. Fitur tambahan lain yang tak kalah penting adalah fitur pemindai wajah (face unlock). Sebenarnya fitur ini bukanlah hal baru pada teknologi smartphone hanya saja Apple dengan Iphone X nya membuat fitur ini semakin digandrungi semua vendor hp dunia.

Pada seri S9 dan S9 Plus kali ini Samsung menggabungkan fitur iris scanner dengan fitur pengenal wajah yang tidak dimiliki oleh vendor hp lainnya. Kedua fitur yang terintegrasi satu sama lain ini dinamai Intelligent Scan dan menjadi standar keamanan yang lebih baik bagi pengguna S9 dan S9 Plus.

Galaxy S9 hanya memiliki satu varian memori 64 GB saja di pasar Indonesa dibandrol dengan harga Rp. 11.499.000 sedangkan Galaxy S9 Plus dengan varian 64 GB dijual dengan harga Rp. 12.999.000 untuk varian dengan memori 128 GB  seharga Rp. 13.499.000 dan untuk varian dengan memori 256 GB dihargai Rp. 14.499.000. Dengan harga yang semakin melambung tinggi terbayarkan dengan kualitas prima dan fitur berlimpah dari seri papan atas negri Gingseng ini. Dan saya pikir harga ini masih lebih masuk akal dibandingkan dengan Iphone X.

Akhir kata untuk saat ini S9 dan S9 Plus akan menjadi raja kamera hp yang akan terus diperbincangkan dimana-mana sampai pada saat dimana kompetitor akan mengeluarkan produk unggulannya masing-masing. Seperti Huawei dengan seri P20 dan P20 Pro nya, lalu ada Google dengan Google Pixel 3, LG dengan seri G7 dan banyak lagi. Akankah Samsung akan mampu bertahan menjadi pemenang di kancah dunia photography mobile phone. Kita lihat saja nanti (TG)