MENGAPA
UMAT ISLAM SEKARANG MUNDUR….. ???
Sebuah
telaah sejarah
Bila
kita kaji QS Ali Imran ayat 19, 85,110 , 139 :
- Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab [*] kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya. [*] Maksudnya ialah Kitab-Kitab yang diturunkan sebelum Al Qur'an.
- Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.
- Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.
- Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.
Sepertinya hal ini sangat kontradiksi
dengan fenomena sekarang di dunia Islam. Kita dianggap oleh Allah sebagai agama
yang diridhai, sebaik-baiknya umat dan kaum yang paling tinggi derajatnya ,
tapi… buktinya mana….?? Padahal bila kita lihat historis, pendahulu kita mampu
menguasai sebagian belahan dunia. Mereka mampu mengalahkan Byzantium(Rumawi
timur), Persia,India, Asia Tengah, semenanjung Balkan , bahkan mampu
menginjakkan kakinya selama 7 abad di Semenanjung Andalusia (sekarang Spanyol
dan Portugal). Bahkan lebih dari itu sumbangsih Islam terhadap kemajuan ilmu
pengetahuan dunia khususnya Eropa sangat besar sekali. Sehingga menurut pakar
sejarah, pada awal abad pertengahan pada waktu peradaban Islam berada pada
puncaknya, di saat umat Islam sudah berbicara masalah ilmu hitung,
perbintangan, kedokteran dan sebagainya, orang Eropa baru bisa menulis namanya
sendiri. Mungkin di benak kita muncul pertanyaan, kenapa hal itu bisa
terjadi………! As-Sakib Arsalan mencoba menguak misteri ini dan dituangkan dalam
sebuah buku yang berjudul "Kenapa umat Islam mundur sedangkan umat yang
lainnya maju". Beliau mencoba mengungkapkan beberapa point yang menjadi
penyebab mundurnya umat Islam, diantaranya:
- Karena terus terang saja umat Islam sekarang sudah jauh dari Qur'an dan Sunnah. Padahal Nabi SAW bersabda: "Aku tinggalkan bagimu dua perkara, jika kamu berpegang teguh kepada keduanya kamu tidak akan tersesat selama-lamanya yaitu kitab Allah dan Sunnah Rasul(hadits)". Ditambah lagi Qur'an sendiri menyatakan dalam surat Al-Furqon ayat 30. 30 Berkatalah Rasul: "Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Qur'an itu sesuatu yang tidak diacuhkan". Menyoroti masalah ini Ibnu Taimiyyah mengatakan: "Barang siapa yang tidak membaca Qur'an maka dia telah menjauhi Qur'an, dan barang siapa yang membaca tapi tidak pernah merenungkan isinya maka dia telah menjauhi Qur'an, dan barang siapa yang membaca lalu merenungkan isinya tapi tidak pernah mengamalkan nya maka dia telah menjauhi qur'an pula". Tapi hal ini ditujukan kepada orang yang berbeda kemampuan pemahamannya terhadap Qur''an. Selanjutnya bagaimana dengan anda……?
- Karena umat Islam terpecah belah. Padahal Allah sudah mengingatkan kepada kita . QS. Ali Imran : 103. 103. Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan ni'mat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena ni'mat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.
Nabi
Muhammad SAW bersabda: "Akan terpecah belah umatku seperti
terpecah-belahnya Yahudi dan Nasrani menjadi 73 golongan, semuanya masuk neraka
kecuali kaum yang mengikuti ajaran-ajaranku dan sahabat-sahabatku".
- Karena terbelakang Umat Islam sekarang memang serba tertinggal dari umat lainnya itu semua terjadi karena kitanya tidak bersatu menentukan visi ke depan, dan masih mempermasalahkan sesuatu yang tidak prinsip yaitu masalah khilafiyah. Oleh karena itu, marilah para sahabat kita pakai teknologi untuk kemaslahatan umat, kita pakai ilmu ekonomi untuk memakmurkan umat, kita pakai ilmu-ilmu yang lain untuk berdakwah di jalan Allah SWT
- Karena hilangnya kepercayaan diri. Ada sebuah pepatah mengatakan bahwa percaya diri itu adalah kunci sukses. Jadi supaya kita bisa bangkit dan naik pentas kembali kita perlu menumbuhkan kembali kepercayaan diri yang sudah sejak lama hilang dalam diri setiap muslim.
- Karena umat Islam tidak punya figur pemersatu. Ini memang kelemahan kita yang sangat mendasar, sebab tanpa figur pemersatu kekuatan kita yang tercerai-berai dan berceceran tidak mungkin bisa disatukan dalam satu ikatan QS. Ali Imran: 104. 104. Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar [*]; merekalah orang-orang yang beruntung.
[*]
"Ma'ruf": segala perbuatan yang mendekatkan kita kepada Allah;
sedangkan Munkar ialah segala perbuatan yang menjauhkan kita dari pada-Nya.
Muhammad Iqbal menyatakan: "Kita
tidak butuh seribu ekor kambing untuk mengusir satu ekor singa. Tetapi kita
butuh satu ekor singa untuk mengusir seribu ekor kambing". Wahai kawan,
jadilah kalian singa-singa Allah SWT, jadilah tokoh dilingkungan anda, di rumah
anda, RT/RW anda, di kantor anda. Belanjakan harta anda di jalan Allah SWT,
bantulah jalan-jalan dakwah Allah SWT dengan pikiranmu, hartamu, tenagamu, atau
apapun yang anda punya, dengan waktumu, luangkan waktumu sedikit untuk dakwah
dijalan Allah jangan engkau habiskan hanya dipekerjaan dunia saja.
Dalam pernyataan di atas terdapat makna
tersirat bahwa kita tidak butuh kuantitas tapi kita butuh kualitas. Dalam hal
lain Muhammad Abduh menyatakan bahwa Islam terhalang oleh orang muslim sendiri.
Maksudnya adalah bahwa kemajuan umat Islam terhalang oleh karena umatnya
sendiri. Selanjutnya bagaimana pendapat anda sekalian…………….

Tidak ada komentar:
Posting Komentar