Kamis, 11 Mei 2017

Codename Cruiser yang Menjadi Seri Galaxy Active Samsung Terbaru?

Sekilas Pandang Samsung S8 & S8+




- oleh Thego Bambang Rusdianto
Pada awal semester di tahun 2017 ini kita sudah disuguhkan dengan kehadiran beberapa hp Flagship dari vendor ternama, sebut saja LG dengan seri G6, Huawei dengan P10 dan masih menggunakan jenis kamera dari Leica, dan yang terbaru ini adalah seri Galaxy S dari Samsung yaitu S8 dan S8+.
Kehadirannya cukup banyak menyita perhatian public internasional. Bagaimana tidak, disain elegannya merupakan sebuah terobosan terbaik dari segala aspek yang pernah Samsung keluarkan dari semua lini produk Flagship nya. Ya, Infinity Display yang menjadi sebutan untuk layar melengkung nyaris tanpa bezel ini menjadi nilai lebih untuk memikat calon pembeli.
Samsung S8 dan S8+ secara keseluruhan nyaris tidak ada bedanya, perbedaannya hanya terletak pada ukuran layar dan juga kapasitas baterai yang diusungnya. S8 reguler menggunakan layar Super Amoled 5.8 inch dengan kapasitas baterai 3000 mAh, sedangkan S8+ memiliki bentang layar lebih besar yaitu 6.2 inch dengan kapasitas baterai 3500 mAh. Dengan resolusi layar yang sama dari keduanya yaitu 1440 X 2960 pixels sudah dapat dipastikan jika S8 akan terlihat lebih tajam dibandingkan saudaranya S8+ yang bentang layarnya lebih besar. Itupun jika anda memang niat untuk meneliti ketajaman layar keduanya, namun saya sarankan itu tidak perlu karena secara kasat mata keduanya tetap menjadi hp Flasghip dengan layar terbaik yang pernah ada.
Contoh Display Galaxy S8+
Banyak review-review positif yang diterima oleh duo bersaudara S8 dan S8+ ini. Usaha yang tidak percuma yang telah dilakukan Samsung di awal semester 2017, dan ini merupakan awal yang baik untuk menjadi obat penyembuh dari luka terdalam dari kegagalan yang pernah Samsung lakukan dengan Galaxy Note 7 tahun lalu. Seperti kata pepatah "belajarlah dari kegagalan dimasa lalu".
Saya sendiri dibuat takjub oleh keelokan dan keanggunan Flagship mewah ini. Kebetulan saya sempat hands on S8+ di gerai Samsung resmi di sebuah Mall di jakarta Selatan, walau sayangnya S8 tidak ada siplay nya jadi saya tidak bisa membandingkan kelemahan dan kelebihan dari kedua sicantik seri S tersebut. Pada saat menggenggamnya saja kesan yang didapat begitu wah, saya hampir tidak menemukan sebuah kata-kata yang pas untuk menilai kekurangannya. Rasio layarnya 83.6% yang nyaris memenuhi hampir seluruh bagian depan memang bukan suatu hal yang baru karena Sharp dan Xiamoi sudah pernah melakukannya terlebih dahulu.
Lalu kata apa yang tepat untuk menggambarkannya? Beauty and The Beast. Ya, saya rasa itu kata yang tepat untuk medeskripsikan bagaimana duo flagship ini seharusnya. Diluar tampak cantik mempesona seperti princess Belle dari tokoh kartun Disney namun didalamnya mengandung jeroan sadis tingkat dewa layaknnya sang The Beast. S8 dan S8+ ditanamkan Chipset terbaru dari Qualcomm MSM8998 Snapdragon 835 dan varian lainnya menggunakan Chipset produksi Samsung Exynos 8895. Kedua Chipset ini memiliki kemampuan monster yang kurang lebih sama jika diliat dari skor antutu-nya.
Belum cukup sampai disitu, Samsung juga menyematkan Corning Gorilla Glass 5 pada layarnya sehingga sudah dapat dipastikan layar cantiknya akan kuat terhadap goresan apapun. Dari sisi internal Storage nya hanya tersedia versi 64GB (belum diketahui apakah Samsung berencana akan mengeluarkan varian dengan ROM yang lebih besar seperti pendahulunya S7), Kemudian yang disayangkanya lagi Samsung tidak mengupgrade kapasitas RAM nya dan masih bertahan di 4GB, sedangkan beberapa vendor lain sudah menggunakan RAM 6GB. Menurut Samsung sendiri RAM 4GB masih merupakan pilihan yang masuk akal, hal itu terbukti memang dengan raihan skor antutunya yang mencapai diatas 200.000, dengan begitu Flagship Samsung kini menjadi yang paling terkencang dikelasnya mengalahkan Iphone 7 dan OnePlus 3T.
Untuk Kamera belakang memang tidak ada peningkatan teknologi yang signifikan namun dengan 12MP dan aparture f/1.7 didukung dengan phase detection autofocus, OIS, LED flash merupakan kamera hp terbaik yang pernah ada saat ini. Lalu untuk kamera depan Samsung meng-upgrade-nya menjadi 8MP dan aparture f/1.7. Kombinasi teknologi kamera hp yang sempurna bagi anda yang suka selfie atau berfoto ria di ruangan yang kurang cahaya.
Masih banyak lagi kelebihan-kelebihan yang tidak mungkin saya jabarkan semuanya disini, apalagi sangat berlebihan jika saya menilai semua kebaikannya dimana produknya sendiri masih belum beredar dipasaran. Untuk tahap awal ini Samsung hanya menjualnya melalui preorder di beberapa online shop termasuk di Indonesia sendiri. Jika anda berniat untuk meminang sicantik ini siapkan kocek sebesar 10,5jt untuk S8 dan 12jt untuk S8+. Harga yang terbilang mahal memang, namun dengan segudang kelebihannya duo S8 dan S8+ ini merupakan pilihan yang tepat bagi anda pecinta teknologi canggih yang kekinian. (TG)