My Journey
Selamat Datang Di Dunia Ku
Senin, 14 Oktober 2019
BURUNG ABABYL (BURUNG PHOENIX)
ABABBIL
Copas Versi Kitab
Jika kamu seorang muslim, mungkin sudah nggak asing lagi dengan nama burung ababil. Diketahui burung tersebut bukanlah satu jenis spesies yang ada di dunia, namun Allah sengaja menciptkan burung ini untuk menghancurkan kesombongan dan keserakahan Abrahah.
Dialah sang panglima perang negeri Yaman yang begitu ditakuti pada masanya. Namanya begitu dikenal karena kebengisan dan juga kekuatannya yang dahsyat. Namun, sekuat apapun Abrahah, dia tetaplah manusia biasa. Tak akan mampu ia menghadapi Allah. Kesombongan tersebut sontak saja lebur setelah Allah mengirimkan pasukan ababil dari langit. Seperti apa sebenarnya burung yang mengalahkan pasukan gajah tersebut? Berikut ulasannya.
Seperti dijelaskan sebelumnya, ababil bukanlah spesies burung yang ada di bumi. Burung tersebut merupakan pasukan khusus yang diciptakan untuk memiliki kekuatan jauh melampaui manusia. burung-burung tersebut digambarkan memiliki warna yang berbeda, ada yang hitam, putih, dan hijau. Masing-masing dari burung tersebut membawa tiga batu, satu di paruh dan dua di kaki mereka.
Batu tersebut merupakan kerikil-kerikil dari neraka yang begitu panas. Cara burung ababil membawa batu panas tersebut terlihat seperti pesawat tempur aerodinamis yang seperti pesawat F-15 atau Sukhoi SU-20, namun dengan jumlah yang luar biasa banyak. Saking banyaknya burung-burung tersebut terlihat seperti kepulan asap yang pekat.
Burung ababil diciptakan sebagai pasukan yang kuat
Abrahah saat itu dikenal sebagai panglima yang sangat ditakuti karena kekuatannya. Namun, diketahui bahwa Allah dengan mudah menciptakan pasukan udara yang memiliki kekuatan melampaui para manusia sombong tersebut.
Digambarkan bahwa burung ababil memiliki kekuatan untuk membawa batu panas dari neraka dan melemparkannya pada musuh-musuh Allah. Bebatuan yang sontak membuat pasukan Abrahah terhempas, seperti daun-daun kering yang dimakan ulat. Dalam hitungan menit, pasukan yang terkenal luar biasa kuat tersebut porak poranda.
Misteri batu yang dibawa oleh burung ababil
Peristiwa hancurnya pasukan Abrahah memang menimbulkan banyak pertanyaan, terutama dari sisi sains. Sebab, batu-batu yang digunakan para burung untuk menghancurkan para pasukan Abrahah hilang begitu saja. Penelitian tentang batu tersebut pun tidak bisa dilakukan.
Hingga saat ini, banyak yang yang tidak percaya jika bebatuan tersebut berasal dari neraka. Sebab, jika benar berasal dari neraka, tentu bumi sudah berlubang karena panasnya. Banyak yang berpendapat bahwa batu tersebut berasal dari luar angkasa. Namun dari planet apa? Hingga saat ini, batu yang menghancurkan satu pasukan itu masih menjadi misteri.
Awal mula Abrahah ingin menghancurkan Mekkah
Kisah kesombongan Abrahah terjadi sebelum zaman kelahiran Nabi Muhammad SAW. Bermula dari rasa dengki Abrahah pada kota Mekkah yang di dalamnya terdapat ka’bah yang selalu ramai dikunjungi oleh orang-orang Arab. Pada masa jahiliyah, banyak orang-orang yang mendatangi ka’bah bukan untuk menyembah Allah, melainkan menyembah berhala yang ada di sekitar ka’bah. Abrahah mengancam ingin menghancurkan ka’bah dan mengalihkan tempat penyembahan ke Yaman.
Rupanya, ancaman tersebut tidak dihiraukan oleh masyarakat Mekkah. Panglima Yaman tersebut pun marah dan mengutus pasukan berbaju besi untuk bersiap menyerang Mekkah. Abrahah juga membawa banyak gajah yang dikenal dengan kekuatan penghancurnya. Meski demikian, kedatangan Abrahah ke Mekkah bukan untuk berperang. Ia mengatakan hanya ingin menghancurkan ka’bah. Mekkah yang saat itu di bawah kepemimpinan Abdul Mutalib pun tidak bisa melakukan apapun kecuali pasrah.
Kronologi terjadinya
Pasukan Abrahah memiliki peralatan perang yang sangat lengkap. Masyarakat Mekkah yang ketakutan pun langsung mengungsi ke bukit-bukit. Saat perjalanan Abrahah untuk menghancurkan ka’bah, Abrahah rupanya juga merampas unta-unta milik penduduk Mekkah termasuk milik Abdul Mutallib. Hal tersebut sontak membuat kakek Nabi Muhammad tersebut merasa geram dan memberanikan diri untuk meminta kembali unta-unta tersebut. Abdul Mutallib mendatangi tenda peristirahatan Abrahah seorang diri, tanpa pengawalan. Namun, saat Abdul Mutalib mengatakan niatnya, ia justru ditertawakan oleh Abrahah. Dengan kesombongannya, Abrahah pun menantang Allah untuk menghentikan niat buruknya.
Detik-detik penghancuran ka’bah pun tiba. Para pasukan mulai mendekati ka’bah. Namun Abrahah mulai merasakan firasat buruk, sebab para gajah seolah enggan mendekati ka’bah. Padahal, sebelumnya panglima Yaman tersebut begitu yakin akan mudah menghancurkan ka’bah. Namun, tiba-tiba saja datang jutaan burung dari langit yang menyerang bertubi-tubi. Merekalah pasukan khusus yang dikirim oleh Allah untuk memporak-porandakan kesombongan Abrahah, serta menjadi bukti kebesaran Allah.
Itulah sedikit kisah tentang burung ababil yang menghancurkan pasukan gajah dalam sekejap. Dari kisah di atas, kiranya bisa memberikan pembelajaran bahwa manusia memang tidak pantas memiliki sifat kesombongan, seberapa tinggi dan hebatnya ia di mata manusia lain.
VERSI LEMURIAN
ABABYL Burung mutan yang bisa menembakkan bola-bola energi ( Bukan Batu Neraka ) Sebagian orang mengatakan ini adalah burung Phoenix. Kemampuan merengenerasi burung ini sangat luar biasa dengan bulu-bulu yang indah. Burung ini sudh dianggap punah, padahal dibawa ke Planet LEMURIAN.
Burung ABABBIL dikirim oleh bangsa Lemurian melalui black hole untuk mencegah masuknya pasukan Gajah Robotik ke kota Makah.
Yang memerintah penyerangan ini adalah BHALAMIN untuk mencegah lahirnya HAMADZ .
SUMBER ARTIKEL AKUN FB:
Dedy Setiawan
https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=176551573523177&id=100035050062400
APAKAH BULAN SATELIT ALAMI BUMI ATAUKAH HANYA BUATAN MANUSIA JAMAN DAHULU?
NIRRANTHEA
(1) Bulan
(2) Bangsa pembuat cahaya . Yaitu suatu bangsa yang memiliki keahlian dalam membuat cahaya dan hidup sejajar dengan bangsa LEMURIAN. Mereka hidup berdampingan dengan damai, suka bergaul, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan kadang-kadang suka sekali kalau dipuji.
(3) Nama planet tempat tinggal bangsa NIRRANTHEA. Menjadi legenda turun temurun di suku SUNDA (JAWA BARAT) dengan sebutan NINI ANTEH
Bulan bukan benda alami, tapi dibuat mahluk cerdas
Dari sejumlah temuan baru setelah pendaratan ke bulan, terutama dari bahan pembentuknya, kemungkinan besar bulan itu diciptakan oleh manusia zaman prasejarah.
Begitu kita melepaskan diri dari teori evolusi terhadap belenggu kearifan kita, maka kita akan dapat melihat sejumlah besar keadaan yang tidak terbayangkan oleh kita, seperti misalnya dugaan bahwa bulan adalah buatan manusia. Di bawah berikut ini adalah keadaan sebenarnya yang ingin kami beritahukan kepada Anda, yaitu membuka belenggu kearifan kita.
Planet Bulan?
Sejak Apollo mendarat di bulan pada tahun 1969, rasa misterius orang-orang terhadap bulan seakan-akan menurun. Dahulu, orang-orang berkumpul bersama di rumah saat hari raya pertengahan musim gugur, dan saat makan kue bulan, begitu menengadahkan kepala melihat rembulan di atas langit, dalam hati pasti merasa penasaran dan bingung. Penasarannya adalah dari mana sebenarnya bulan ini berasal? Dan bingung apa yang sebenarnya ada di atas bulan itu? Sastrawan pada masa Dinasti Song yaitu Su Dong Po dalam Sui Tiao Ge Tou paling bisa hanya menyuarakan rasa penasaran dan kerinduan bangsa China terhadap rembulan: Kapan adanya terang bulan? Dengan arak bertanya pada langit cerah. Tidak tahu di istana langit atas sana, hari ini tahun berapakah saat ini?
Setelah antariksawan mendarat di bulan, orang-orang tahu bahwa permukaan bulan adalah sebidang padang pasir tandus, diselimuti debu angkasa tak terhingga banyaknya, kosong melompong. Tetapi, tahukan Anda? Setelah mendarat di bulan, beberapa temuan baru yang didapatkan, malah membuat ilmuwan semakin bingung terhadap asal-usul bulan.
Saat ini pemahaman ilmuwan terhadap bulan telah melampaui imajinasi sebelum pendaratan di bulan pada waktu itu, bukti–bukti temuan ini bisa membuat pemikiran baru orang-orang terbuka, mengenal dan merenungkan kembali asal mula diri sendiri dan kehidupan, serta alam semesta.
Studi Awal
Sejak zaman dahulu, astronom setiap bangsa di dunia telah mengadakan pengamatan yang panjang terhadap bulan. Penampakan bulan yang mengembang bulat dan menyusut berbentuk sabit, selain menjadi obyek inspirasi penyair, lebih menjadi pedoman kerja penanaman sawah petani; penanggalan tradisional Tionghoa merupakan penanggalan yang berdasarkan peredaran bulan, berperiode 28 hari sebagai patokan. Pada masa lampau, orang-orang menemukan sebuah fakta yang sangat menarik, bulan selalu mengarah pada kita dengan satu permukaan yang sama.
Kenapa? Melalui pengamatan yang panjang, orang-orang mendapati bulan bisa berputar sendiri, dan periode perputarannya sendiri persis sama dengan periode perputarannya mengelilingi bumi. Maka, biar di mana pun posisi bulan berada, bulan yang kita lihat dari atas bumi pasti merupakan satu permukaan yang sama, bayang-bayang di atas bulan selalu sejenis yang serupa.
Orang-orang bahkan memperhatikan, ukuran bulan kelihatannya sama besar dengan matahari. Matahari dan bulan dirasakan sama besarnya, namun pada kenyataannya apakah sama besarnya? Orang dahulu acap kali berhasil mengamati suatu fenomena alam yang aneh, mereka menyebutnya dengan istilah “dewa anjing menelan matahari”, di saat itu akan ada benda langit berwarna hitam menutup total matahari, langit siang hari yang terang benderang tiba-tiba menjadi gelap gulita, dipenuhi dengan kelap-kelip bintang, yaitu “gerhana matahari total” yang dikenal oleh ilmuwan sekarang ini. Pada saat gerhana matahari total, benda langit hitam yang kita lihat adalah bulan, ukuran bulan persis bisa menutupi matahari, artinya jika dilihat dari bumi, bulan dan matahari sama besarnya.
Belakangan astronom mendapati, bahwa jarak matahari ke bumi persis 395 kali lipat jarak bulan ke bumi, sedangkan diameter matahari juga persis 395 kali diameter bulan, maka dilihat dari bumi, bulan persis sama besarnya dengan matahari. Diameter bumi adalah 12.756 km, diameter bulan 3.467 km, dan diameter bulan adalah 27%-nya diameter bumi.
Benda langit yang berputar mengelilingi planet, oleh ilmuwan disebut sebagai satelit. Sembilan planet besar pada sistem tata surya semuanya memiliki satelitnya sendiri. Di antara 9 planet besar tersebut ada beberapa planet yang sangat besar, seperti misalnya planet Jupiter, planet Saturnus dan lain sebagainya, mereka juga memiliki satelit yang mengedarinya, diameter satelit mereka sangat kecil dibanding planet itu sendiri. Maka, satelit yang besarnya seperti bulan, sangat unik di dalam sistem tata surya kita. Data-data yang kebetulan ini menyebabkan beberapa astronom mulai memikirkan sebuah masalah, yaitu apakah bulan terbentuk secara alami?
Bebatuan Bulan yang Lebih Tua
Setelah pesawat antariksa Apollo mendarat di bulan pada tahun 1969, dan mengambil contoh batuan dari atas permukaan bulan, melakukan berbagai pengujian, didapatkan data yang bisa dijadikan bahan analisa lebih mendalam terhadap struktur bulan.
Pertama-tama dibuat analisa usia terhadap bebatuan yang terkumpul, didapati bahwa usia bebatuan bulan sangat kuno, ada sejumlah besar usia bebatuan itu melampaui bebatuan yang paling kuno di atas bumi. Menurut statistik 99% usia bebatuan bulan melampaui 90% bebatuan kuno di atas bumi, usia yang berhasil dihitung adalah sebelum 4,3-4,6 miliar tahun. Ketika membuat analisa terhadap tanah permukaan bulan, didapati masa mereka lebih kuno lagi, ada beberapa yang bahkan lebih awal 1 miliar tahun dibanding usia bebatuan bulan, melampaui lebih dari 5 miliar tahun. Saat ini waktu yang diprediksi ilmuwan atas terbentuknya sistem tata surya kurang lebih 5 miliar tahun lebih, mengapa bebatuan dan tanah di permukaan bulan sejarahnya bisa begitu panjang? Para ahli juga berpendapat bahwa sulit untuk menjelaskan.
Rongga pada Bulan
Pembuktian kabut bulan mungkin bisa menjelaskan struktur bulan. Astronot yang mendarat di bulan, ketika akan kembali ke bumi, meninggalkan permukaan bulan dengan mengendarai pesawat pendarat kembali ke kabin antariksa, setelah menyatu dengan pesawat antariksa, pesawat pendarat itu dibuang kembali ke permukaan bulan. Alat pengamat gempa yang dipasang pada jarak 72 km mencatat getaran pada permukaan bulan, getaran ini terus berlangsung lebih dari 15 menit, sama seperti martil memukul lonceng besar dengan sepenuh tenaga, getaran berlangsung dalam waktu yang lama baru hilang secara perlahan-lahan. Ambil sebuah contoh misalnya, ketika kita memukul sebuah besi berongga dengan sekuat tenaga, akan mengeluarkan getaran ung… ung… yang terus bergema, sedangkan ketika memukul besi padat, getaran hanya akan bertahan singkat, akan berhenti pada waktu yang tidak lama. Gejala getaran yang terus berlangsung ini membuat ilmuwan mulai membayangkan apakah bulan itu berongga?
Ketika sebuah benda yang padat mendapat benturan, bisa mengeluarkan dua macam gelombang, satu adalah gelombang bujur (longitudinal), sedangkan satunya lagi adalah gelombang permukaan. “Gelombang bujur” adalah suatu gelombang tembusan, bisa menembus suatu benda, dari satu sisi permukaan melalui pusat benda dan disalurkan ke sisi lainnya. Dan “gelombang permukaan”, sama seperti namanya, hanya bisa menyampaikan pada permukaan yang sangat dangkal. Namun, instrumen kabut bulan yang dipasang di atas bulan, melalui catatan waktu yang panjang, sama sekali tidak berhasil mencatat atau merekam gelombang bujur, semuanya berupa gelombang permukaan. Dari gejala yang menakjubkan ini, ilmuwan membuktikan bahwa bulan itu berongga!
Berlapiskan Unsur Logam
Tidak tahu, apakah Anda memperhatikan, bila mengamati bulan pasti akan terlihat potongan bayangan yang hitam-hitam, dan itulah area bayangan hitam yang disebutkan oleh ilmuwan. Saat antariksawan mengambil bor listrik akan membuat sebuah lubang di sana, mereka mendapati bahwa itu adalah pekerjaan yang melelahkan, mengebor dalam waktu yang sangat lama, namun hanya bisa membuat lubang sedikit saja. Dan ini aneh rasanya, permukaan bulan bukankah semestinya terbentuk dari tanah dan bebatuan? Meskipun agak keras, namun tidak semestinya sampai tidak bisa masuk! Ketika dengan cermat dan teliti menganalisa struktur bentuk permukaan bulan pada area itu, ditemukan bahwa sebagian besar adalah suatu komposisi unsur logam yang sangat keras, yaitu unsur logam titanium yang digunakan untuk membuat pesawat antariksa. Pantas saja bisa demikian kerasnya. Maka, komposisi keseluruhan bulan dapat dikatakan bagaikan sebuah bola logam yang berongga.
Dalam lubang kawah bulan terdapat lava dalam jumlah besar, ini tidak aneh, yang aneh adalah lava-lava ini mengandung sejumlah besar unsur logam yang sangat langka di bumi, misalnya titanium, kromium, itrium dll. Logam-logam ini semuanya sangat keras, tahan panas, anti-oksidasi. Ilmuwan menaksirkan, jika hendak melebur unsur-unsur logam ini, paling tidak suhunya harus di atas 2-3 ribu derajat, namun bulan adalah sebuah “planet dingin yang mati kesepian” di langit, paling tidak selama 3 miliar tahun tidak ada aktivitas gunung berapi. Lalu bagaimana bulan bisa menghasilkan begitu banyak unsur logam yang membutuhkan suhu yang tinggi? Lagi pula, setelah ilmuwan menganalisa contoh tanah bulan seberat 380 kg yang dibawa oleh antariksawan, didapati ternyata mengandung besi dan titanium murni, ini adalah golongan tambang logam murni yang tidak akan ada secara alamiah. Ini menunjukkan bahwa logam-logam ini bukan terbentuk secara alamiah, melainkan hasil leburan manusia.
Penemuan ini sekaligus menjawab pertanyaan yang sejak lama membuat bingung para ahli. Jumlah lubang kawah di atas permukaan bulan sangat banyak, namun anehnya, lubang-lubang ini sangat dangkal. Ilmuwan memperhitungkan, jika sebuah planet kecil yang berdiameter 16 km dengan kecepatan 50.000 km/jam terbentur dan hancur di atas bumi, maka akan mengakibatkan sebuah lubang besar dengan kedalaman berdiameter 4-5 kali lipatnya, artinya kedalamannya bisa mencapai 64-80 km. Dan sebuah lubang Kawah Gagrin yang merupakan kawah terdalam pada permukaan bulan, diameternya 300 km, namun kedalamannya hanya 6,4 km. Bila hitungan ilmuwan tidak ada kesalahan, bebatuan yang mengakibatkan lubang ini jika bertabrakan di atas bumi, akan mengakibatkan lubang besar yang paling tidak kedalamannya 1.200 km!
Mengapa di atas bulan hanya bisa menimbulkan lubang bebatuan yang demikian dangkal? Satu-satunya penjelasan yang mungkin dapat diberikan adalah lapisan kulit luar bulan sangat keras. Jika demikian, komposisi logam keras di permukaan bulan yang ditemukan sebelumnya cukup untuk menjelaskan gejala semacam ini.
Bulan Dibuat oleh Manusia
Dua ilmuwan eks Uni Soviet dengan berani mengemukakan hipotesanya, menganggap bahwa bulan adalah sebuah kapal ruang angkasa yang telah mengalami perombakan. Dengan demikian, baru bisa secara sempurna menjelaskan dan menjawab berbagai macam gejala aneh yang ditinggalkan bulan untuk kita.
Hipotesa ini sangat berani, dan juga cukup banyak menimbulkan perdebatan, saat ini sebagian besar ilmuwan masih belum berani mengakui teori ini. Namun, kenyataan yang tidak diperdebatkan adalah, bahwa bulan memang benar-benar bukan terbentuk secara alami. Bulan bagaikan mesin yang sangat akurat, setiap hari menghadap bumi dengan segi yang sama, juga persis sama besarnya dengan matahari kalau dilihat sepintas. Permukaan luar adalah sebuah lapisan paduan kulit logam yang tinggi tingkat kekerasannya, bisa menahan serangan bebatuan yang kepadatannya tinggi dalam jangka waktu yang panjang, dan tetap sempurna seperti bentuk semula. Jika merupakan sebuah benda langit alamiah, tidak seharusnya memiliki begitu banyak ciri khas yang dibuat manusia.
Diperkuat dengan bukti bulan seperti planet logam titanium berongga yang dibuat manusia, maka tidak sulit untuk membayangkan bahwa bulan seyogianya dipasang dan diletakkan di atas oleh “manusia”, segala ciri khasnya sekaligus menunjukkan, bahwa bulan dibuat manusia bumi pada waktu itu. Jika demikian, sebelum adanya bulan, langit malam hari di atas bumi seharusnya sangat gelap gulita. Jika waktu itu di atas bumi ada manusia, lalu pada malam hari dan di atas permukaan bumi yang luas, mereka sangat sulit melakukan aktivitas apa pun, maka pantas saja dirancang sebuah cermin yaitu bulan, untuk ditempatkan di atas langit. Maka wajah atau pemandangan bulan yang paling asli adalah sebuah bola metal, yang tingkat keterangan cahaya pada zaman dahulu pasti lebih terang dibanding sekarang, seiring dengan perjalanan waktu yang panjang, di bawah kondisi tidak adanya lapisan atmosfer, dan ditutupi sejumlah besar bebatuan kosmos serta debu sehingga menjadi seperti sekarang ini. Dan bila saat ini kita menganalisa permukaan bebatuan dan tanah bulan, tentu saja mendapati usianya lebih lama dari pada bumi, membuat adanya perasaan sedikit fantastis.
Saat ini terhadap masalah yang tidak dapat dijelaskan dan tidak berani diakui ilmuwan, bila kita melepaskan bingkai-bingkai pemikiran yang sempit, menganalisa secara rasional akan menemukan banyak sekali fenomena yang sulit untuk dijelaskan namun sebenarnya sangat mudah dipahami. Berdasarkan sejumlah besar bukti yang ditemukan ilmuwan sejak awal sudah bisa dipastikan bahwa bulan adalah buatan manusia, merupakan buatan manusia prasejarah, lalu mengapa tidak bisa mengambil kesimpulan terakhir? Sebab eksistensi manusia prasejarah, dapat dikatakan adalah merupakan pantangan ilmuwan, sebagian besar ilmuwan biar pun meneliti begitu banyak bukti dan teori yang tepat, namun saat menemui pandangan yang bertentangan dengan teori evolusi, maka siapa pun tidak berani mengemukakannya.
Padahal eksistensi manusia prasejarah yang memiliki peradaban yang sangat tinggi sudah ditunjukkan dalam penemuan-penemuan arkeologis belakangan ini. Sebagai contoh, penemuan tambang reaktor nuklir yang diperkirakan berusia 2 miliar tahun yang lalu di Republik Gabon, Afrika, yang lebih canggih dari pertambangan reaktor nulir zaman sekarang.
Sumber PRODIMAAR
Video Beberapa bangsa NIRRANTHEA yang masih tertinggal di bulan untuk memaintenance Bulan.
sumber artikel: Akun FB
Dedy Setiawan
https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=176333050211696&id=100035050062400
Minggu, 25 Maret 2018
Ponsel Dengan Kamera Terbaik Telah Lahir
- oleh Thego Bambang Rusdianto
Sudah setahun berlalu semenjak saya membahas tentang Sekilas Pandang Samsung Galaxy S8 dan S8 Plus pada artikel sebelumnya. Tak terasa waktu sudah berlalu begitu cepat yang padahal seperti baru kemarin saya menulis artikel tentang duo flagship yang sempat fenomenal dengan disain layar Infinity Display-nya.
Tahun 2017 adalah tahun yang berat bagi beberapa vendor hp untuk saling menunjukkan eksistensi dari kualitas produk unggulannya agar dapat diterima oleh user dari berbagai segmen. Namun dari segmen high end lah yang menjadi acuan bagi semua vendor bahwa produk flagship siapakah yang paling disukai dan paling baik diantara flagship lainnya.
Tak akan pernah ada habisnya memang membahas gadget di era digital yang semakin canggih. Hampir setiap hari kita menjumpai disetiap sudut dalam kehidupan kita semua sudah serba digital, termasuk sebuah alat komunikasi yang semakin canggih dalam genggaman kita. Yup....Smartphone pada era kekinian memang semakin diluar perkiraan kita akan kecanggihan dari segala fitur yang diusungnya. Multimedia, hiburan, jejaring sosial, peta, tanggal, alaram, kamera, asisten pribadi digital, semua sudah menjadi satu dalam genggaman kita.
Namun yang tak lepas menjadi pusat perhatian dan pembicaraan dimana-mana adalah fitur kamera sebuah hp masa kini. Banyak vendor hp dunia yang berlomba-lomba berusaha memenangkan kancah persaingan dunia persilatan gadget dari sisi kamera. Kenapa mesti kamera yang menjadi acuan bahwa hp flagship siapa yang paling unggul, bukankah biasanya orang-orang akan melihat dari jenis chipset dan berapa banyak jumlah RAM yang mereka miliki.
Itu hanya berlaku bagi user penganut jemaah Antutudiyah yang selalu orgasme jika melihat jumlah score bernilai tinggi pada smartphone flagship pilihannya. Namun bagi user pada umumnya termasuk saya fitur terbaik dan terpenting dari sebuah hp flagship idaman adalah bagaimana smartphone premium yang kita bawa kemana-mana tidak memalukan disaat ada moment-moment penting yang harus diabadikan disetiap kondisi apapun, bahkan dalam kondisi ekstrim yang kurang cahaya.
Pada tahun 2017 lalu website DxOMark telah menobatkan Google Pixel 2 sebagai smartphone papan atas dengan kualitas kamera terbaik di dunia dan Samsung dengan Galaxy Note 8 harus puas berada pada posisi ketiga bersanding dengan Iphone 8 Plus milik Apple. Kemenangan yang tertunda pada tahun lalu yang tidak bisa diraih oleh produk Flagship unggulannya membuat Samsung merasa gerah.
Dari sinilah Samsung tidak tinggal diam dengan kekalahannya. Beragam pengalaman di dunia mobile phone yang dimiliki dan statusnya sebagai vendor hp nomor satu dunia dalam penjualan tidak membuatnya menjadi besar kepala dan berleha-leha dengan prestasinya. Samsung selalu terus meningkatkan kualitas produk-produknya dengan menambah berbagai macam fitur inovatif di tubuh ciptaannya.
Usaha terbaiknya di awal semester tahun 2018 ini akhirnya terbayarkan dengan produk terbarunya sang penerus Galaxy S8 series yaitu Galaxy S9 dan S9 Plus yang kini menduduki posisi puncak pada daftar kamera terbaik versi DxOMark. Duo bersaudara S9 dan S9 Plus telah diperkenalkan pada bulan Februari lalu bersamaan dengan ajang Mobile World Congress (MWC) 2018 di Barcelona, Spanyol. Dan tak perlu menunggu lama duo flagship ini sudah mendarat ditangan para user tanah air pada tanggal 15 Maret lalu.
Duo Seri S9 dan S9 Plus dari segi disain mungkin memang tidak terlalu berbeda dengan pendahulunya jika kita lihat dari bagian depan. Layar melengkung dikedua sisi dan aspect rasio 18,5:9 super amoled yang hampir memenuhi muka depan hp masih tetap sama seperti sang kakak. Namun kali ini yang membedakan dari seri pendahulu adalah bagian belakang. Posisi tombol finger print yang sempat menjadi bahan olok-olok karena tidak biasa dan membuat rancu kini sudah berpindah posisi dari yang tadinya disebelah kamera sekarang berada dibawah kamera.
S9 memiliki ukuran layar 5,8 inch dan S9 Plus berukuran 6,2 inch. Jika tahun lalu S8 dan S8 Plus hanya berbeda dari segi ukuran layar dan kapasitas baterai saja kini di duo S9 dan S9 Plus cukup banyak perbedaan yang signifikan.
Untuk S9 hanya memiliki satu kamera belakang berukuran 12MP (F/1.5 - 2.4), kapasitas baterai 3000 mAh dan hanya memiliki satu varian saja yaitu RAM 4GB dan ROM 64GB (indonesia only). Sedangkan untuk S9 Plus memiliki dua kamera belakang yang berukuran 12 MP (F/1.5 - 2.4), kamera kedua telephoto (F/2.4), kapasitas baterai 3500 mAh, RAM 6GB dan varian ROM dari 64GB, 128GB dan yang paling besar 256GB. Bersyukur kali ini Samsung Indonesia meluncurkan ketiga varian ROM untuk seri S9 Plus di tanah air.
Sesuai dengan Slogan yang dibawa oleh S9 dan S9 Plus ini adalah The Camera. Reimagined fitur yang paling ditonjolkannya adalah adanya settingan dua aperture yang bisa diganti dari F/1.5 menjadi F/2.4 kedua bukaan lensa tersebut dapat disesuikan sesuka hati berdasarkan kondisi tertentu. Jika diruangan terbuka yang banyak cahaya cukup hanya menggunakan bukaan lensa F/2.4 namun jika dalam ruangan atau daerah yang kurang cahaya dapat menggunakan bukaan lensa F/1.5.
Untuk kamera depan baik S9 dan S9 Plus keduanya masih sama dengan pendahulunya yaitu 8MP dengan F/1.7. Satu lagi yang menjadi fitur kekinian yaitu AR Emoji, dimana wajah kita dapat dirubah menjadi sebuah animasi emoji dan dapat di share ke media sosial sebagai stiker atau gif. Peningkatan selanjutnya yang tak kalah menarik adalah fitur Slow Mo yang sangat impresif. Keduanya mampu menyajikan kualitas video slow motion dengan kualitas HD 720p 960 fps.
Sertifikasi IP68 masih menjadi kekuatan tambahan di seri terbaru ini sehingga menjadikannya mampu bertahan dibawa main-main air selama 30 menit. Fitur tambahan lain yang tak kalah penting adalah fitur pemindai wajah (face unlock). Sebenarnya fitur ini bukanlah hal baru pada teknologi smartphone hanya saja Apple dengan Iphone X nya membuat fitur ini semakin digandrungi semua vendor hp dunia.
Pada seri S9 dan S9 Plus kali ini Samsung menggabungkan fitur iris scanner dengan fitur pengenal wajah yang tidak dimiliki oleh vendor hp lainnya. Kedua fitur yang terintegrasi satu sama lain ini dinamai Intelligent Scan dan menjadi standar keamanan yang lebih baik bagi pengguna S9 dan S9 Plus.
Galaxy S9 hanya memiliki satu varian memori 64 GB saja di pasar Indonesa dibandrol dengan harga Rp. 11.499.000 sedangkan Galaxy S9 Plus dengan varian 64 GB dijual dengan harga Rp. 12.999.000 untuk varian dengan memori 128 GB seharga Rp. 13.499.000 dan untuk varian dengan memori 256 GB dihargai Rp. 14.499.000. Dengan harga yang semakin melambung tinggi terbayarkan dengan kualitas prima dan fitur berlimpah dari seri papan atas negri Gingseng ini. Dan saya pikir harga ini masih lebih masuk akal dibandingkan dengan Iphone X.
Akhir kata untuk saat ini S9 dan S9 Plus akan menjadi raja kamera hp yang akan terus diperbincangkan dimana-mana sampai pada saat dimana kompetitor akan mengeluarkan produk unggulannya masing-masing. Seperti Huawei dengan seri P20 dan P20 Pro nya, lalu ada Google dengan Google Pixel 3, LG dengan seri G7 dan banyak lagi. Akankah Samsung akan mampu bertahan menjadi pemenang di kancah dunia photography mobile phone. Kita lihat saja nanti (TG)
Tak akan pernah ada habisnya memang membahas gadget di era digital yang semakin canggih. Hampir setiap hari kita menjumpai disetiap sudut dalam kehidupan kita semua sudah serba digital, termasuk sebuah alat komunikasi yang semakin canggih dalam genggaman kita. Yup....Smartphone pada era kekinian memang semakin diluar perkiraan kita akan kecanggihan dari segala fitur yang diusungnya. Multimedia, hiburan, jejaring sosial, peta, tanggal, alaram, kamera, asisten pribadi digital, semua sudah menjadi satu dalam genggaman kita.
Namun yang tak lepas menjadi pusat perhatian dan pembicaraan dimana-mana adalah fitur kamera sebuah hp masa kini. Banyak vendor hp dunia yang berlomba-lomba berusaha memenangkan kancah persaingan dunia persilatan gadget dari sisi kamera. Kenapa mesti kamera yang menjadi acuan bahwa hp flagship siapa yang paling unggul, bukankah biasanya orang-orang akan melihat dari jenis chipset dan berapa banyak jumlah RAM yang mereka miliki.
Itu hanya berlaku bagi user penganut jemaah Antutudiyah yang selalu orgasme jika melihat jumlah score bernilai tinggi pada smartphone flagship pilihannya. Namun bagi user pada umumnya termasuk saya fitur terbaik dan terpenting dari sebuah hp flagship idaman adalah bagaimana smartphone premium yang kita bawa kemana-mana tidak memalukan disaat ada moment-moment penting yang harus diabadikan disetiap kondisi apapun, bahkan dalam kondisi ekstrim yang kurang cahaya.
Pada tahun 2017 lalu website DxOMark telah menobatkan Google Pixel 2 sebagai smartphone papan atas dengan kualitas kamera terbaik di dunia dan Samsung dengan Galaxy Note 8 harus puas berada pada posisi ketiga bersanding dengan Iphone 8 Plus milik Apple. Kemenangan yang tertunda pada tahun lalu yang tidak bisa diraih oleh produk Flagship unggulannya membuat Samsung merasa gerah.
Dari sinilah Samsung tidak tinggal diam dengan kekalahannya. Beragam pengalaman di dunia mobile phone yang dimiliki dan statusnya sebagai vendor hp nomor satu dunia dalam penjualan tidak membuatnya menjadi besar kepala dan berleha-leha dengan prestasinya. Samsung selalu terus meningkatkan kualitas produk-produknya dengan menambah berbagai macam fitur inovatif di tubuh ciptaannya.
Usaha terbaiknya di awal semester tahun 2018 ini akhirnya terbayarkan dengan produk terbarunya sang penerus Galaxy S8 series yaitu Galaxy S9 dan S9 Plus yang kini menduduki posisi puncak pada daftar kamera terbaik versi DxOMark. Duo bersaudara S9 dan S9 Plus telah diperkenalkan pada bulan Februari lalu bersamaan dengan ajang Mobile World Congress (MWC) 2018 di Barcelona, Spanyol. Dan tak perlu menunggu lama duo flagship ini sudah mendarat ditangan para user tanah air pada tanggal 15 Maret lalu.
Duo Seri S9 dan S9 Plus dari segi disain mungkin memang tidak terlalu berbeda dengan pendahulunya jika kita lihat dari bagian depan. Layar melengkung dikedua sisi dan aspect rasio 18,5:9 super amoled yang hampir memenuhi muka depan hp masih tetap sama seperti sang kakak. Namun kali ini yang membedakan dari seri pendahulu adalah bagian belakang. Posisi tombol finger print yang sempat menjadi bahan olok-olok karena tidak biasa dan membuat rancu kini sudah berpindah posisi dari yang tadinya disebelah kamera sekarang berada dibawah kamera.
![]() |
| Samsung Galaxy S9 Plus |
S9 memiliki ukuran layar 5,8 inch dan S9 Plus berukuran 6,2 inch. Jika tahun lalu S8 dan S8 Plus hanya berbeda dari segi ukuran layar dan kapasitas baterai saja kini di duo S9 dan S9 Plus cukup banyak perbedaan yang signifikan.
Untuk S9 hanya memiliki satu kamera belakang berukuran 12MP (F/1.5 - 2.4), kapasitas baterai 3000 mAh dan hanya memiliki satu varian saja yaitu RAM 4GB dan ROM 64GB (indonesia only). Sedangkan untuk S9 Plus memiliki dua kamera belakang yang berukuran 12 MP (F/1.5 - 2.4), kamera kedua telephoto (F/2.4), kapasitas baterai 3500 mAh, RAM 6GB dan varian ROM dari 64GB, 128GB dan yang paling besar 256GB. Bersyukur kali ini Samsung Indonesia meluncurkan ketiga varian ROM untuk seri S9 Plus di tanah air.
Sesuai dengan Slogan yang dibawa oleh S9 dan S9 Plus ini adalah The Camera. Reimagined fitur yang paling ditonjolkannya adalah adanya settingan dua aperture yang bisa diganti dari F/1.5 menjadi F/2.4 kedua bukaan lensa tersebut dapat disesuikan sesuka hati berdasarkan kondisi tertentu. Jika diruangan terbuka yang banyak cahaya cukup hanya menggunakan bukaan lensa F/2.4 namun jika dalam ruangan atau daerah yang kurang cahaya dapat menggunakan bukaan lensa F/1.5.
![]() |
F1.5 aperture mode |
F2.4 aperture mode
Untuk kamera depan baik S9 dan S9 Plus keduanya masih sama dengan pendahulunya yaitu 8MP dengan F/1.7. Satu lagi yang menjadi fitur kekinian yaitu AR Emoji, dimana wajah kita dapat dirubah menjadi sebuah animasi emoji dan dapat di share ke media sosial sebagai stiker atau gif. Peningkatan selanjutnya yang tak kalah menarik adalah fitur Slow Mo yang sangat impresif. Keduanya mampu menyajikan kualitas video slow motion dengan kualitas HD 720p 960 fps.
Sertifikasi IP68 masih menjadi kekuatan tambahan di seri terbaru ini sehingga menjadikannya mampu bertahan dibawa main-main air selama 30 menit. Fitur tambahan lain yang tak kalah penting adalah fitur pemindai wajah (face unlock). Sebenarnya fitur ini bukanlah hal baru pada teknologi smartphone hanya saja Apple dengan Iphone X nya membuat fitur ini semakin digandrungi semua vendor hp dunia.
Pada seri S9 dan S9 Plus kali ini Samsung menggabungkan fitur iris scanner dengan fitur pengenal wajah yang tidak dimiliki oleh vendor hp lainnya. Kedua fitur yang terintegrasi satu sama lain ini dinamai Intelligent Scan dan menjadi standar keamanan yang lebih baik bagi pengguna S9 dan S9 Plus.
Galaxy S9 hanya memiliki satu varian memori 64 GB saja di pasar Indonesa dibandrol dengan harga Rp. 11.499.000 sedangkan Galaxy S9 Plus dengan varian 64 GB dijual dengan harga Rp. 12.999.000 untuk varian dengan memori 128 GB seharga Rp. 13.499.000 dan untuk varian dengan memori 256 GB dihargai Rp. 14.499.000. Dengan harga yang semakin melambung tinggi terbayarkan dengan kualitas prima dan fitur berlimpah dari seri papan atas negri Gingseng ini. Dan saya pikir harga ini masih lebih masuk akal dibandingkan dengan Iphone X.
Akhir kata untuk saat ini S9 dan S9 Plus akan menjadi raja kamera hp yang akan terus diperbincangkan dimana-mana sampai pada saat dimana kompetitor akan mengeluarkan produk unggulannya masing-masing. Seperti Huawei dengan seri P20 dan P20 Pro nya, lalu ada Google dengan Google Pixel 3, LG dengan seri G7 dan banyak lagi. Akankah Samsung akan mampu bertahan menjadi pemenang di kancah dunia photography mobile phone. Kita lihat saja nanti (TG)
Kamis, 11 Mei 2017
Codename Cruiser yang Menjadi Seri Galaxy Active Samsung Terbaru?
- oleh Thego Bambang Rusdianto
- oleh Thego Bambang Rusdianto
Belum lama ini Samsung meluncurkan seri Galaxy S dengan nama Galaxy S8 dan S8+. Belum cukup disitu Samsung kembali menelurkan Seri Flagship-nya untuk pengguna yang doyan beraktifitas diluar ruangan yaitu Samsung Galaxy S8 Active. Seri ini merupakan seri pembaharuan untuk Galaxy S7 Active yang diluncurkan pada tahun lalu.
Kabar kemunculan S8 Active ini bocor melalui situs SamMobile (15/4/2017). Seperti yang kita ketahui seri Galaxy Active ini merupakan varian dari produk Samsung yang memiliki ketahanan fisik yang luar biasa. Selain memiliki sertifikasi IP68 yang membuatnya mampu bertahan di dalam air selama 30 menit hp ini juga mampu bertahan dalam kondisi ekstrim yang berdebu dan berpasir, bahkan jika terbanting sekalipun.
Ponsel tangguh ini memiliki nomor serial SM-G892A dengan codename Cruiser, dan sesuai namanya yang diambil dari nama kapal Pesiar yang mampu berlayar jauh. Lini Active terbaru ini juga akan disematkan baterai yang cukup besar yang mampu menemani pengguna yang suka berpergian jauh dan tidak perlu khawatir untuk kelupaan membawa power bank atau mencari colokan listrik.
Menurut informasi yang dilansir dari SamMObile bahwa seri terbaru dari keluarga Active ini akan meluncur eksklusif hanya di operator AT&T. Dari informasi tersebut juga belum dapat dipastikan apakah jeroan dari seri Active S8 ini akan sama dengan seri regulernya. Berharap saja bahwa Samsung mau berbaik hati untuk meluncurkan Galaxy S8 Active ini secara global dan dengan harga yang masuk akal pastinya. (TG)
Belum lama ini Samsung meluncurkan seri Galaxy S dengan nama Galaxy S8 dan S8+. Belum cukup disitu Samsung kembali menelurkan Seri Flagship-nya untuk pengguna yang doyan beraktifitas diluar ruangan yaitu Samsung Galaxy S8 Active. Seri ini merupakan seri pembaharuan untuk Galaxy S7 Active yang diluncurkan pada tahun lalu.
Kabar kemunculan S8 Active ini bocor melalui situs SamMobile (15/4/2017). Seperti yang kita ketahui seri Galaxy Active ini merupakan varian dari produk Samsung yang memiliki ketahanan fisik yang luar biasa. Selain memiliki sertifikasi IP68 yang membuatnya mampu bertahan di dalam air selama 30 menit hp ini juga mampu bertahan dalam kondisi ekstrim yang berdebu dan berpasir, bahkan jika terbanting sekalipun.
Ponsel tangguh ini memiliki nomor serial SM-G892A dengan codename Cruiser, dan sesuai namanya yang diambil dari nama kapal Pesiar yang mampu berlayar jauh. Lini Active terbaru ini juga akan disematkan baterai yang cukup besar yang mampu menemani pengguna yang suka berpergian jauh dan tidak perlu khawatir untuk kelupaan membawa power bank atau mencari colokan listrik.
Menurut informasi yang dilansir dari SamMObile bahwa seri terbaru dari keluarga Active ini akan meluncur eksklusif hanya di operator AT&T. Dari informasi tersebut juga belum dapat dipastikan apakah jeroan dari seri Active S8 ini akan sama dengan seri regulernya. Berharap saja bahwa Samsung mau berbaik hati untuk meluncurkan Galaxy S8 Active ini secara global dan dengan harga yang masuk akal pastinya. (TG)
Sekilas Pandang Samsung S8 & S8+
Kehadirannya cukup banyak menyita perhatian public internasional. Bagaimana tidak, disain elegannya merupakan sebuah terobosan terbaik dari segala aspek yang pernah Samsung keluarkan dari semua lini produk Flagship nya. Ya, Infinity Display yang menjadi sebutan untuk layar melengkung nyaris tanpa bezel ini menjadi nilai lebih untuk memikat calon pembeli.
Samsung S8 dan S8+ secara keseluruhan nyaris tidak ada bedanya, perbedaannya hanya terletak pada ukuran layar dan juga kapasitas baterai yang diusungnya. S8 reguler menggunakan layar Super Amoled 5.8 inch dengan kapasitas baterai 3000 mAh, sedangkan S8+ memiliki bentang layar lebih besar yaitu 6.2 inch dengan kapasitas baterai 3500 mAh. Dengan resolusi layar yang sama dari keduanya yaitu 1440 X 2960 pixels sudah dapat dipastikan jika S8 akan terlihat lebih tajam dibandingkan saudaranya S8+ yang bentang layarnya lebih besar. Itupun jika anda memang niat untuk meneliti ketajaman layar keduanya, namun saya sarankan itu tidak perlu karena secara kasat mata keduanya tetap menjadi hp Flasghip dengan layar terbaik yang pernah ada.

Banyak review-review positif yang diterima oleh duo bersaudara S8 dan S8+ ini. Usaha yang tidak percuma yang telah dilakukan Samsung di awal semester 2017, dan ini merupakan awal yang baik untuk menjadi obat penyembuh dari luka terdalam dari kegagalan yang pernah Samsung lakukan dengan Galaxy Note 7 tahun lalu. Seperti kata pepatah "belajarlah dari kegagalan dimasa lalu".
Saya sendiri dibuat takjub oleh keelokan dan keanggunan Flagship mewah ini. Kebetulan saya sempat hands on S8+ di gerai Samsung resmi di sebuah Mall di jakarta Selatan, walau sayangnya S8 tidak ada siplay nya jadi saya tidak bisa membandingkan kelemahan dan kelebihan dari kedua sicantik seri S tersebut. Pada saat menggenggamnya saja kesan yang didapat begitu wah, saya hampir tidak menemukan sebuah kata-kata yang pas untuk menilai kekurangannya. Rasio layarnya 83.6% yang nyaris memenuhi hampir seluruh bagian depan memang bukan suatu hal yang baru karena Sharp dan Xiamoi sudah pernah melakukannya terlebih dahulu.
Lalu kata apa yang tepat untuk menggambarkannya? Beauty and The Beast. Ya, saya rasa itu kata yang tepat untuk medeskripsikan bagaimana duo flagship ini seharusnya. Diluar tampak cantik mempesona seperti princess Belle dari tokoh kartun Disney namun didalamnya mengandung jeroan sadis tingkat dewa layaknnya sang The Beast. S8 dan S8+ ditanamkan Chipset terbaru dari Qualcomm MSM8998 Snapdragon 835 dan varian lainnya menggunakan Chipset produksi Samsung Exynos 8895. Kedua Chipset ini memiliki kemampuan monster yang kurang lebih sama jika diliat dari skor antutu-nya.
Belum cukup sampai disitu, Samsung juga menyematkan Corning Gorilla Glass 5 pada layarnya sehingga sudah dapat dipastikan layar cantiknya akan kuat terhadap goresan apapun. Dari sisi internal Storage nya hanya tersedia versi 64GB (belum diketahui apakah Samsung berencana akan mengeluarkan varian dengan ROM yang lebih besar seperti pendahulunya S7), Kemudian yang disayangkanya lagi Samsung tidak mengupgrade kapasitas RAM nya dan masih bertahan di 4GB, sedangkan beberapa vendor lain sudah menggunakan RAM 6GB. Menurut Samsung sendiri RAM 4GB masih merupakan pilihan yang masuk akal, hal itu terbukti memang dengan raihan skor antutunya yang mencapai diatas 200.000, dengan begitu Flagship Samsung kini menjadi yang paling terkencang dikelasnya mengalahkan Iphone 7 dan OnePlus 3T.
Untuk Kamera belakang memang tidak ada peningkatan teknologi yang signifikan namun dengan 12MP dan aparture f/1.7 didukung dengan phase detection autofocus, OIS, LED flash merupakan kamera hp terbaik yang pernah ada saat ini. Lalu untuk kamera depan Samsung meng-upgrade-nya menjadi 8MP dan aparture f/1.7. Kombinasi teknologi kamera hp yang sempurna bagi anda yang suka selfie atau berfoto ria di ruangan yang kurang cahaya.
Masih banyak lagi kelebihan-kelebihan yang tidak mungkin saya jabarkan semuanya disini, apalagi sangat berlebihan jika saya menilai semua kebaikannya dimana produknya sendiri masih belum beredar dipasaran. Untuk tahap awal ini Samsung hanya menjualnya melalui preorder di beberapa online shop termasuk di Indonesia sendiri. Jika anda berniat untuk meminang sicantik ini siapkan kocek sebesar 10,5jt untuk S8 dan 12jt untuk S8+. Harga yang terbilang mahal memang, namun dengan segudang kelebihannya duo S8 dan S8+ ini merupakan pilihan yang tepat bagi anda pecinta teknologi canggih yang kekinian. (TG)
Selasa, 23 Juli 2013
Mengapa Umat Islam Sekarang Mundur
MENGAPA
UMAT ISLAM SEKARANG MUNDUR….. ???
Sebuah
telaah sejarah
Bila
kita kaji QS Ali Imran ayat 19, 85,110 , 139 :
- Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab [*] kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya. [*] Maksudnya ialah Kitab-Kitab yang diturunkan sebelum Al Qur'an.
- Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.
- Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.
- Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.
Sepertinya hal ini sangat kontradiksi
dengan fenomena sekarang di dunia Islam. Kita dianggap oleh Allah sebagai agama
yang diridhai, sebaik-baiknya umat dan kaum yang paling tinggi derajatnya ,
tapi… buktinya mana….?? Padahal bila kita lihat historis, pendahulu kita mampu
menguasai sebagian belahan dunia. Mereka mampu mengalahkan Byzantium(Rumawi
timur), Persia,India, Asia Tengah, semenanjung Balkan , bahkan mampu
menginjakkan kakinya selama 7 abad di Semenanjung Andalusia (sekarang Spanyol
dan Portugal). Bahkan lebih dari itu sumbangsih Islam terhadap kemajuan ilmu
pengetahuan dunia khususnya Eropa sangat besar sekali. Sehingga menurut pakar
sejarah, pada awal abad pertengahan pada waktu peradaban Islam berada pada
puncaknya, di saat umat Islam sudah berbicara masalah ilmu hitung,
perbintangan, kedokteran dan sebagainya, orang Eropa baru bisa menulis namanya
sendiri. Mungkin di benak kita muncul pertanyaan, kenapa hal itu bisa
terjadi………! As-Sakib Arsalan mencoba menguak misteri ini dan dituangkan dalam
sebuah buku yang berjudul "Kenapa umat Islam mundur sedangkan umat yang
lainnya maju". Beliau mencoba mengungkapkan beberapa point yang menjadi
penyebab mundurnya umat Islam, diantaranya:
- Karena terus terang saja umat Islam sekarang sudah jauh dari Qur'an dan Sunnah. Padahal Nabi SAW bersabda: "Aku tinggalkan bagimu dua perkara, jika kamu berpegang teguh kepada keduanya kamu tidak akan tersesat selama-lamanya yaitu kitab Allah dan Sunnah Rasul(hadits)". Ditambah lagi Qur'an sendiri menyatakan dalam surat Al-Furqon ayat 30. 30 Berkatalah Rasul: "Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Qur'an itu sesuatu yang tidak diacuhkan". Menyoroti masalah ini Ibnu Taimiyyah mengatakan: "Barang siapa yang tidak membaca Qur'an maka dia telah menjauhi Qur'an, dan barang siapa yang membaca tapi tidak pernah merenungkan isinya maka dia telah menjauhi Qur'an, dan barang siapa yang membaca lalu merenungkan isinya tapi tidak pernah mengamalkan nya maka dia telah menjauhi qur'an pula". Tapi hal ini ditujukan kepada orang yang berbeda kemampuan pemahamannya terhadap Qur''an. Selanjutnya bagaimana dengan anda……?
- Karena umat Islam terpecah belah. Padahal Allah sudah mengingatkan kepada kita . QS. Ali Imran : 103. 103. Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan ni'mat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena ni'mat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.
Nabi
Muhammad SAW bersabda: "Akan terpecah belah umatku seperti
terpecah-belahnya Yahudi dan Nasrani menjadi 73 golongan, semuanya masuk neraka
kecuali kaum yang mengikuti ajaran-ajaranku dan sahabat-sahabatku".
- Karena terbelakang Umat Islam sekarang memang serba tertinggal dari umat lainnya itu semua terjadi karena kitanya tidak bersatu menentukan visi ke depan, dan masih mempermasalahkan sesuatu yang tidak prinsip yaitu masalah khilafiyah. Oleh karena itu, marilah para sahabat kita pakai teknologi untuk kemaslahatan umat, kita pakai ilmu ekonomi untuk memakmurkan umat, kita pakai ilmu-ilmu yang lain untuk berdakwah di jalan Allah SWT
- Karena hilangnya kepercayaan diri. Ada sebuah pepatah mengatakan bahwa percaya diri itu adalah kunci sukses. Jadi supaya kita bisa bangkit dan naik pentas kembali kita perlu menumbuhkan kembali kepercayaan diri yang sudah sejak lama hilang dalam diri setiap muslim.
- Karena umat Islam tidak punya figur pemersatu. Ini memang kelemahan kita yang sangat mendasar, sebab tanpa figur pemersatu kekuatan kita yang tercerai-berai dan berceceran tidak mungkin bisa disatukan dalam satu ikatan QS. Ali Imran: 104. 104. Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar [*]; merekalah orang-orang yang beruntung.
[*]
"Ma'ruf": segala perbuatan yang mendekatkan kita kepada Allah;
sedangkan Munkar ialah segala perbuatan yang menjauhkan kita dari pada-Nya.
Muhammad Iqbal menyatakan: "Kita
tidak butuh seribu ekor kambing untuk mengusir satu ekor singa. Tetapi kita
butuh satu ekor singa untuk mengusir seribu ekor kambing". Wahai kawan,
jadilah kalian singa-singa Allah SWT, jadilah tokoh dilingkungan anda, di rumah
anda, RT/RW anda, di kantor anda. Belanjakan harta anda di jalan Allah SWT,
bantulah jalan-jalan dakwah Allah SWT dengan pikiranmu, hartamu, tenagamu, atau
apapun yang anda punya, dengan waktumu, luangkan waktumu sedikit untuk dakwah
dijalan Allah jangan engkau habiskan hanya dipekerjaan dunia saja.
Dalam pernyataan di atas terdapat makna
tersirat bahwa kita tidak butuh kuantitas tapi kita butuh kualitas. Dalam hal
lain Muhammad Abduh menyatakan bahwa Islam terhalang oleh orang muslim sendiri.
Maksudnya adalah bahwa kemajuan umat Islam terhalang oleh karena umatnya
sendiri. Selanjutnya bagaimana pendapat anda sekalian…………….
Langganan:
Komentar (Atom)









